Text
Peluk Aku, Mama
Bagio Diwanto adalah ayah yang abai. Sosok yang lebih sering marah dari pada mendengar, yang mengabaikan daripada memeluk. Delapan tahun hidup bagi Dierja adalah delapan tahun mencari perhatian dari seorang ayah yang selalu ada, tapi tak pernah hadir.
Jagat, kakaknya, adalah satu-satunya cahaya. Melindungi, mengasihi, menggantikan sosok yang seharusnya ada. Sementara Dierja terus menulis surat-surat rahasia, untuk mama yang sosoknya tak pernah ia kenal, berharap suatu saat akan ada yang mendengar.
Dengan kondisi fisik lemah dan tanpa sosok ibu sejak lahir, Dierja bertanya pada dirinya sendiri: Bisakah ia menemukan jawaban dalam setiap surat yang ditulisnya? Atau akankah pertanyaan yang tak pernah terjawab?
Tidak tersedia versi lain