Suatu saat, Aya menjadi seorang atheis pencemas lantaran terlalu banyak membaca buku-buku Nietzsche. Suatu saat, ia bisa menjadi sangat religius. Di saat lain, Aya berhadapan dengan absurditas dan sungguh terpengaruh tulisan Albert Camus. Sekarang, ia berpikir untuk mencari dan meraih kebahagiaan. Saat lain, mungkin saja berbeda lagi. Dalam kebosanan dan kecemasan yang semakin menderanya, Ay…