Bagiku terlahir dalam keluarga penulis sangatlah berat. Segala obrolan bersangkutan dengan sastra, tema cerita, dan inspirasi. Semuanya seperti sudah terprogram dan tak bisa dihentikan. Ayah, ibu, paman, tante, bahkan sampai kakek nenek pun tak bisa lepas dari perkara menulis. Untungnya masih ada kakak dan sepupu yang memahami kondisi diriku. Sebenarnya aku suka menyanyi, tapi tiba-tiba saj…
Aku tahu, sih, itu bukan nama aslimu. Tapi, aku tak mau mencari tahu namamu sebenarnya. Cukup menanti teleponmu setiap siaran dan chatting denganmu setiap malam. Ya, itu sudah membuatku bahagia. Bahagia di tengah kesibukanku di kantor dengan tantangan barunya. Bahagia sekalipun setiap hari aku harus berhadapan dengan Axel, partner kerjaku yang super menyebalkan. Dan, memang sepantasnya aku b…
Aku bisa saja menyebutkan seribu alasan mengapa aku suka kupu-kupu. Namun, aku yakin wajahmu akan begini: (-_-) pada alasan keempat. Jadi inilah tiga di antaranya: Kupu-kupu tidak terlahir cantik. Mereka pernah menjalani hidup sebagai ulat yang dibasmi petani dan dihindari orang. Saat bermetamorfosis, mereka berusaha sekuat tenaga keluar dari kepompong serta mengembangkan sayapnya. Satu proses…
Raden Azzam Al-Baihaqi datang secara tiba-tiba di hidup Haura Jasmine lewat sebuah perjodohan. Jasmine yang tidak siap dengan perjodohan ini pun meminta Azzam untuk mundur. Bukan karena tidak suka, melainkan Jasmine si pemalas ini merasa tidak pantas bersanding dengan Azzam yang selalu membawa keteduhan di tingkah laku dan tutur katanya. Jasmine terus menghindar, tetapi Azzam dengan kelembut…
Buku ini menceritakan hal baru buat saya, kisah orang campuran Indonesia-Belanda. Eh, nenek dari ibunya adalah orang Indonesia, keluarga ayahnya adalah Belanda tulen. Tapi karena sepercik (haelah sepercik) darah Indonesia, besar di Indonesia, "Aku" (nama tokohnya baru terungkap di akhir-akhir cerita) menginvestasikan perasaannya (haelah) kepada Indonesia. Ya walaupun ketika Belanda berkuasa, "A…